Navigation Menu

Pengertian Mioma

Saya akan menjelaskan secara singkat, apa yg di maksud myoma dan myoma yg terdapat dalam uterus sering jua disebut fibroid.
Anda mesti ingat, myoma itu bukan kanker tapi bisa menjadi bahaya jika hanya di abaikan.

Myoma adalah suatu tumor jinak yang berasal dari otot rahim , karena itu lengkapnya disebut myoma uteri untuk membedakannya dengan myoma dari jaringan otot yang lain.

Ada tiga macam dilihat dari tempat tumbuhnya yaitu :
1.Myoma sub serosa, tumbuh keluar dinding rahim, bahkan bisa mempunyai tangkai
2.Myoma intra mural, tumbuh didalam dinding rahim
3.Myoma sub mucosa, tumbuh kedalam rongga rahim, bisa juga bertangkai bahkan sampai keluar ke jalan lahir ( disebut myom terlahir = myom geburt )

Efek dari myoma atau bahaya nya myoma, yaitu:
1. kemandulan (namun dalam beberapa kasus langka saja)
2. Perdarahan melalui jalan lahir, akibat2 mekanis karena penekanan tumor terhadap jaringan sekitarnya seperti usus, kandung kencing. Karena itulah kerapkali harus diambil tindakan pengobatan terhadap myoma .
3. Keguguran akibat pendarahan hebat.
4. Mens dengan quatitas darah yang keluar sangat banyak sehingga seperti pendarahan.
5. Rasa sakit yang sangat hebat pada saat mestruasi
6 Menurunnya kualitas kesehatan.


Cara pengobatan bisa operasi atau mengggunakan terapi hormonal atau kombinasi keduanya.
Cara operasi bisa dengan :
1. tehnik konvensional laparotomi ( membuka perut)
2. bisa melalui vagina (biasanya untuk jenis submucosa)
3. tehnik laparoskopi, biasanya dikombinasikan dengan approach per vagina atau pun disebut LAVH = Laparocopy Assisted Vaginal hyterectomy );

Nilai minus dari pengobatan ini yaitu cara ini membutuhkan peralatan2 khusus yang mahal dan keterampilan sang operator dalam tehnik bedah endoskopi.

Nilai positifnya yaitu menguntungkan pasien karena luka operasi yang kecil dan waktu rawat yang singkat.

Cara pengobatan hormonal berdasarkan pengetahuan bahwa myoma sangat dipengaruhi oleh hormon wanita yaitu hormon estrogen; karena itu dipergunakan obat2 yang bersifat anti estrogen dan yang paling mutakhir adalah GnRh analog yang sayangnya harganya mahal; tetapi perlu diingat bahwa terapi hormonal tidak menghilangkan myoma tetapi hanya mengecilkan ukuran myoma tsb! Pemberian obat dalam jangka panjang akan menyebabkan efek samping lainnya.

Jadi keuntungan terapi hormonal adalah mempermudah tindakan operasi khususnya bila dipilih cara laparoskopi; dan bila sudah tiba saatnya maka myoma toh harus dilakukan operasi. Operasi dalam hal ini akan menjadi jalan terbaik dalam jangka panjang.

Masalahnya, kapan saatnya untuk melakukan operasi pengangkatan myoma ?
Hal ini diputuskan setelah mempertimbangkan faktor2 :
1. Usia pasien,
2. Fungsi reproduksinya,
3. Keluhan dan akibat yang ditimbulkan oleh myoma tsb dan
4. Keadaan sosio-ekonomi pasien untuk menentukan pilihan cara pengobatan
5. Kemampuan operator dan sarana yang dimiliki oleh rumah sakit yang di piulih juga harus dipertimbangkan.

Secara garis besar : bila fungsi reproduksi sudah selesai, ukuran myoma cukup besar ( biasanya patokan yg dipakai adalah lebih besar dari kehamilan 12 minggu ), keluhan dan gejala yang ditimbulkan sudah mengganggu bahkan
membahayakan ( yang paling sering adalah perdarahan per vagina ) ; maka sebaiknya diputuskan untuk melakukan operasi pengangkatan myoma tersebut
bahkan dengan mengangkat seluruh rahim yang sudah selesai fungsi (reproduksi) nya !

Bila yang dibuang hanya jaringan myoma saja disebut tehnik myomectomy

bila dibuang seluruh rahim disebut hysterectomy; biasanya myomectomy dipilih
bila fungsi reproduksi masih diperlukan walaupun tidak semua myoma bisa dilakukan myomectomy saja dan terpaksa harus dilakukan total hysterectomy

artikel ini diambil dari 

0 komentar:

Follow @ deralphytochi