Navigation Menu

Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner (PJK) sebagai salah satu bentuk dari penyakit jantung dan pembuluh darah, merupakan penyakit yang melibatkan gangguan pembuluh darah koroner, pembuluh darah yang menyuplai oksigen dan zat makanan pada jantung. Kelainan dapat berupa penyempitan pembuluh koroner yang disebabkan karena atherosclerosis. Athesklosklerosis terjadi akibat penimbunan kolesterol, lemak, kalsium, sel-sel radang, dan material pembekuan darah (fibrin). Timbunan ini disebut dengan plak. Terdapat dua macam plak yaitu plak stabil dan plak tidak stabil (vulnerable, rapuh)

Epidemiologi

Menurut data WHO, sebanyak 17 juta orang meninggal setiap tahun oleh karena penyakit jantung dan pembuluh darah di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, sebanyak 79 orang menderita penyakit jantung dan pembuluh darah. Sekitar 2400 orang meninggal setiap hari karena penyakit ini.

Faktor risiko

Semakin banyak seseorang mempunyai faktor risiko, semakin tinggi risiko ia akan mengalami penyakit jantung jantung koroner. Sebagian faktor risiko dapat dimodifikasi dan diobati sebagian lagi tidak. Pengontrolan faktor risiko baik dengan modifikasi gaya hidup maupun dengan obat-obatan, maka risiko terkena penyakit jantung koroner dapat diturunkan.

Faktor-faktor risiko tersebut adalah:

1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
2. Kadar kolesterol darah
3. Kencing manis (diabetes melitus)
4. Overweight dan obesitas
5. Kebiasaan merokok
6. Inaktivitas fisik
7. Jenis Kelamin
8. Herediter
9. Usia
10. Stress
11. Hormon seks
12. Obat KB
13. alkohol

Gejala dan tanda

Proses terjadinya atheroskloris dapatg sejak masa kanak-kanak, dapat dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa ada gejala. Kadang-kadang gejala timbaul saat usia 30-an. Banyak juga gejala baru timbul saat usia 50-60 tahun. Jika sumbatan makin bertambah besar, maka aliran darah yang menuju jantung makin berkurang sehingga menyebabkan apa yang dikenal dengan istilah angina pektoris atau nyeri dada. Angina ini timbul karena ketidakseimbangan antara kebutuhan otot jantung akan dan oksigen dan suplai darah oleh pembuluh koroner. Kebutuhan lebih besar dari suplai.

1. Nyeri dada kiri. Nyeri seperti ditekan benda berat, dada terasa penuh, dada seperti terbakar. Nyeri ini dapat menjalar ke lengan kiri, punggung, leher (seperti tercekik), dan rahang.
2. Nyeri ulu hati
3. Keringat dingin
4. Pusing
5. Pingsan
6. Mual/muntah
7. Palpitasi (Berdebar)
8. Perasaan takut

Diagnosis penyakit jantung koroner

1. Anamnesis
2. Pemeriksaan Fisik
3. Elektrokardiografi (EKG)
4. Laboratorium
5. Foto rontgen dada
6. Ekokardiografi
7. Tes Treadmill
8. Angiografi Koroner

Dikutip dari Dr. Erwin Sukandi (esukandi.multiply.com)

Berikut ini kutipan 10 cara mencegah penyakit jantung dari Bung Widey di kapanlagi.com

Walaupun 7 tips pertama anda ikuti, dan anda juga nggak ngerokok, anda sudah mengurangi kemungkinan serangan jantung sampai dengan 90 persen! Apalagi jika semua anda ikuti.

1. Jalan selama 30 menit setiap hari! Nggak ada alasan!, lalu setelah itu, coba telepon seseorang. jalan setengah jam setiap hari, menurunkan resiko serangan jantung sekitar 30 persen. Ini semacam ujian bagi anda, Jika anda sukses melakukan hal ini, kemungkinan anda mulai akan melakukan kompromi2 yang lain. Bertelepon dengan orang lain adalah langkah yang sangat penting: karena akan memperkuat komitmen anda. O yah, coba telepon rekan perempuan anda, karena mereka akan lebih mendukung anda.

2. Kenali tekanan darah anda, dan lakukan apapun, supaya mencapai angka 115/75. Tenakan darah anda mungkin bahkan lebih penting daripada kolesterol anda. Dan, anda bisa menurunkan tekana ini sendiri. Cara terbaik? Olah raga teratur, dan kurangi lemak di perut. Kenapa? karena lemak ini menutupi organ2 penting, sehingga, supaya organ2 ini bisa bekerja lebih baik, dibutuhkan tekanan darah lebih. Jadi, ketika lemak perut berkurang, tekanan darah yang dibutuhkan akan menurun drastis.

3. Makan 250gr kacang2an setiap hari. Kacang2an akan meningkatkan kadar kolesterol baik, HDL, dan menurunkan radang. Kacang juga membantu menyehatkan jantung dengan alasan yang belum jelas. Kacang memiliki kadar asam lemak Omega 3 tinggi, memiliki protein dan serat tinggi.

4. Coba cari tahu kadar HDL anda dan coba tingkatkan sampai di nilai 50. Bagi wanita, nilai HDL tinggi jauh lebih baik daripada LDL rendah. Entah kenapa, tapi yang jelas, makin tinggi nilai HDL, makin bagus (50 sudah termasuk bagus). CAra termudah untuk meningkatkan nilainya adalah olahraga, kurangi minuman keras, makan makanan dengan lemak sehat, misalnya: zaitun, canola. Asam Pantotenat (vit. B5) juga bisa membantu.

5. Makan 10 sendok makan saus tomat dalam seminggu. Ini adalah tips favorit saya. Saus tomat penuh dengan kalium yang menurunkan tekanan darah. Yang saya maksud, bukan saus tomat yang asin, gurih dan berlemak, atau yang disajikan dengan pasta dalam jumlah raksasa. Saus biasa, sederhana, dan sehat.

6. Secara teratur, gunakan benang gigi. Menghindari penyakit mulut, mencegah radang arteri, yang membantu anda mengurangi kemungkinan sakit jantung. Jarang ada orang yang tahu bahwa kesehatan mulut anda mempengaruhi semua kesehatan arteri anda, yang mempengaruhi keadaan aliran darah ke jantung dan organ seksual anda, bahkan, mempengaruhi kerutan pada kulit.

7. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setuap hari, dan gunakan minyak trans sesedikit mungkin. Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri. Cinnamon roll (roti kayu manis) memiliki 7 gram lemak jenuh. Minyak trans (misalnya dalam mentega atau margarin), sering ditemukan dalam makanan yang diproses atau dipanggang dalam oven.

8. Baca label, dan segera taruh kembali makanan yang label, dengan 5 bahan pertama menuliskan gula. Kenapa? urutan bahan diurutkan berdasarkan kandungan terbanyak. Memang boleh rendah lemak, tapi jika tinggi gula, sama aja boong. Kenapa? karena jika anda makan gula berlebihan, ujung2nya jadi lemak juga, yang ditumpuk di sekitar perut.

9. Minum alkohol? kurangi, sehari segelas aja. Kami sendiri masih belum jelas, tapi minuman beralkohol seperti bir dan anggur memiliki efek anti - radang. Tapi sering ditemukan bahwa mereka yang tidak minum alkohol sama sekali, malah memiliki kemungkinan serangan jantung lebih tinggi daripada mereka yang minum sedikit2. O yah! minum 7 gelas sehari nggak sama efeknya dengna minum 1 gelas tiap hari!

10. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari. Buah dan sayuran penuh dengan serat. Coba pelan2 tingkatkan jumlahnya dalam 2 - 6 minggu. karena jika jumlahnya meningkat drastis, malah kurang ok hasilnya, dan mempengaruhi pencernaan anda sendiri.

Salah satu tips lainnya adalah anda bisa mengaplikasikan dengan mengkomsumsi PhytoChi.
Sudah terbukti PhytoChi sudah menyembuhkan penderita Penyakit Jantung Koroner.

0 komentar:

Follow @ deralphytochi